SEMARANG - Tak puas hanya mendapatkan dukungan keputusan Panwas Pemilu Kota Semarang, sejumlah calon perseorangan pilwakot 2010 mendatangi KPU Jawa Tengah untuk menagih janji pembentukan dewan kehormatan sebagai tindak lanjut gagalnya mereka maju dalam Pilwakot April mendatang. Senin siang empat pasangan calon perseorangan Eko Ciptartono, Sri Murari Rudi, Sulaksono dan Nanda Rico didampingi oleh kuasa hukum mereka Ali Purnomo mendatangi kantor KPU Jawa Tengah.
Kedatangan mereka ini masih mengusung isu pelanggaran kode etik yang dilakukan oleh KPU kota Semarang. Salah satu perwakilan calon perseorangan Eko Ciptartono menyatakan, dirinya menunggu terbentuknya langkah pembentukan dewan kehormatan dari pihak KPU Jawa Tengah untuk menangani sengketa pendaftaran yang melibatkan KPU kota Semarang. Disamping itu para calon perseorangan ini juga akan melayangkan gugatan hukum ke Pengadilan Negeri Semarang atas kasus tersebut, baik secara pidana maupun perdata.
Namun Eko tidak menyampaikan secara detail tuntutan yang akan lakukannya itu. Eko telah menyerahkan semua perkara dengan KPU kota Semarang ini kepada pengacara yang ditunjuk untuk melakukan penanganan hokum. (Nugroho Setyabudi
SEMARANG – Dua pelaku penjambretan berhasil ditangkap warga Jln. Durian Banyumanik saat hendak kabur setelah menjambret tas milik korbannya. Saksi Adi, penjual rokok mengatakan, korban yang diketahui bernama Endang Wartiningsih berusia sekitar 64 tahun itu berteriak-teriak meminta tolong saat tasnya dijambret oleh pelaku di kawasan Jalan Durian tersebut. Beruntung seorang satpam berhasil membantu korban. Warga yang mendengar teriakan korban langsung mengepung kedua pelaku dan menangkapnya.
Kini kedua pelaku yaitu Solikin 19 tahun dan Mario 22 tahun keduanya warga kampung Kalibeber Wonosobo telah diamankan di Mapolsek Banyumanik. Selain kedua pelaku, petugas juga menyita uang sebesar Rp.45 ribu hasil rampasan kedua pelaku dan sebuah sepeda motor bebek milik pelaku yang digunakan dalam aksi kejahatan mereka itu. (Nugroho Setyabudi)
SEMARANG - Ketua Umum PDIP Megawati Soekarno Putri membantah pernyataan jaksa penuntut umum dalam persidangan kasus Agus Condro bahwa ada 19 politisi PDIP telah menerima suap dalam pemilihan Deputi Gubernur Senior BI Miranda Gultom. Data yang diungkap JPU itu dinilai tidak benar, bantahan Megawati itu disampaikan di sela-sela Konverda DPD PDIP Jawa Tengah di Gedung Marhaen Jln. Brigjen Sudiarto Semarang senin siang. Menurut Mega, jaksa boleh saja mengungkapkan hal tersebut tetapi tetap diperlukan proses hukum selanjutnya.
Mega menambahkan, jika memang terbukti kadernya telah menerima suap dalam kasus Agus Condro, maka selain sanksi pidana dari pengadilan pihaknya juga akan memberikan sanksi organisasi. (Alvian)
SEMARANG – Aksi unjuk rasa yang digelar oleh puluhan mahasiswa dari HMI cabang Jawa Tengah dan DII yang digelar di Mapolda Jawa Tengah pada senin siang selain diwarnai aksi saling dorong antara massa pendemo dengan aparat kepolisian, juga terjadi konflik internal di massa HMI sendiri. Kejadian ini berawal saat ada salah satu perwakilan dari HMI Yayasan Wali Songo Semarang tidak sepaham dengan keterangan yang disampaikan oleh Polda Jawa Tengah Irjen Alex Bambang Triatmojo menolak memberikan pernyataan bahwa peristiwa yang terjadi di Makassar merupakan scenario yang dilakukan oleh Institusi Kepolisian, Alex menganggap terjadi kewenangan di daerahnya sendiri bukan di Jawa Tengah.
“Masalah yang terjadi di Jawa Tengah adalah otoritas saya tetapi penyampaian aspirasi kepada kepolisian bukan wewenang saya” ujar Irjen Alex.
Atas kejadian tersebut, massa dari HMI IAIN Wali Songo mengeluarkan Mosi tidak percaya dari keterangan yang disampaikan oleh Kapolda Irjen. Alex Bmbang Triatmojo, bahkan di tubuh HMI sendiri. (Alvian)
SEMARANG – Pantauan harga minyak goreng dari beberapa pasar dapat di informasikan di Pasar Johar harga minyak goreng terpantau paling murah yakni Rp.8.500 per kg, sementara selisih Rp.300 lebih mahal di Pasar Karangayu Rp.8.800 per kg, sementara di Pasar Bulu dan Peterongan Rp.9.000 per kg, selisih Rp.400 lebih murah di Pasar Gayamsari yakni Rp.8.600 kg. (Ika Bonika)